Hot
    Responsive Ads
    Home Esports Mobile Legends

    Alter Ego "Hoki" Lolos ke Grand Final M7 Usai Tundukkan Selangor Red Giants

    "Alter Ego Esports menyingkirkan Selangor Red Giants pada lower final gim keempat M7 World Championship. Kunci disiplin strategi dan kontrol objektif."

    1 min read

    -
    Alter Ego "Hoki" Lolos ke Grand Final M7 Usai Tundukkan Selangor Red Giants

    JAKARTA, HARIANEXPRESS — Alter Ego Esports memastikan langkah ke grand final M7 World Championship setelah menaklukkan Selangor Red Giants pada gim keempat lower final dengan permainan disiplin dan penguasaan objektif krusial. (24/01/2026)

    Alter Ego Esports kembali menjaga asa Indonesia di panggung tertinggi Mobile Legends: Bang Bang World Championship M7. Tim berjuluk El Familia itu sukses menyingkirkan Selangor Red Giants (SRG) pada laga lower final gim keempat melalui duel ketat yang ditentukan oleh kontrol tempo, eksekusi objektif, dan ketenangan di fase akhir permainan.

    alter ego lolos grand final m7 usai kalahkan srg
    Tangkapan layar Youtube MPL Indonesia

    Sejak fase draft, Alter Ego menunjukkan arah permainan yang jelas. Pemilihan Fanny sebagai jungler memberi tekanan besar sejak early game, terutama karena SRG tidak memiliki banyak hero dengan kemampuan crowd control keras untuk menghentikan mobilitas tinggi sang assassin. Situasi ini membuat Alter Ego relatif leluasa mengatur ritme permainan di menit-menit awal.

    Meski demikian, SRG tidak tinggal diam. Tim asal Malaysia itu mampu menahan agresivitas Alter Ego dengan pendekatan makro yang rapi, memanfaatkan turtle dan rotasi cepat untuk menjaga selisih emas tetap ketat. Beberapa kali perebutan objektif berlangsung alot, memaksa kedua tim bermain lebih sabar dan berhitung.

    Memasuki mid game, momentum perlahan beralih. Alter Ego mulai kesulitan mempertahankan purple buff yang menjadi kunci efektivitas Fanny. Kehilangan buff tersebut membuat agresi Alter Ego sempat meredup, sementara SRG memanfaatkan celah itu untuk menguasai area Lord dan menekan pertahanan lawan.

    Namun, ketangguhan Alter Ego terlihat pada fase late game. Dengan disiplin positioning serta perlindungan yang solid terhadap core damage dealer, mereka mampu bertahan dari tekanan panjang SRG. Lord pertama memang berhasil diamankan, tetapi belum cukup untuk menembus basis pertahanan Alter Ego.

    Titik balik terjadi pada pertarungan krusial di atas menit ke-20. Alter Ego memanfaatkan kesalahan kecil SRG dalam membuka pertempuran, menghasilkan beberapa eliminasi penting yang langsung mengubah arah permainan. Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan dengan dorongan objektif secara terukur hingga akhirnya SRG tidak mampu lagi menahan laju serangan.

    Kemenangan ini memastikan Alter Ego melaju ke grand final M7 World Championship, sekaligus menjaga peluang Indonesia untuk kembali berjaya di level dunia. Penampilan mereka di laga ini menegaskan pentingnya ketenangan, manajemen objektif, dan adaptasi strategi dalam pertandingan berintensitas tinggi.

    Komentar
    Additional JS