medium banner 300x250
Hot
    Responsive Ads
    Home Headline Olahraga

    Langkah Azka Wafi Muhammad Menuju POPDA 2026

    1 min read

    -
    Langkah Azka Wafi Muhammad Menuju POPDA 2026

    HARIANEXPRESS, TANGSEL - Dari Kejurkot hingga POPDA 2026, Azka Wafi Muhammad Wakili Tangsel di Kelas B Putra Remaja

    Proses panjang pembinaan atlet pelajar pencak silat di Kota Tangerang Selatan kembali membuahkan hasil. Salah satu atlet muda, Azka Wafi Muhammad (13), resmi terpilih sebagai atlet binaan IPSI Kota Tangerang Selatan untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026, mewakili Tangsel pada kelas B Putra Remaja.

    Perjalanan Azka menuju level daerah berawal dari Kejuaraan Kota (Kejurkot) yang diselenggarakan IPSI Kota Tangerang Selatan pada 15–17 Agustus 2025. Kejuaraan yang berlangsung di Community Center Pamulang tersebut menjadi ajang seleksi awal bagi puluhan atlet pelajar dari berbagai perguruan pencak silat di Tangsel.

    Dari kejuaraan itu, tercatat 34 atlet berhasil lolos seleksi awal. Mereka kemudian mengikuti program pembinaan lanjutan melalui latihan fisik dan teknik yang digelar secara rutin di Padepokan IPSI Kota Tangerang Selatan, Jaletreng (Taman Kota II). Latihan dilaksanakan dua kali dalam sepekan, sebagai bagian dari persiapan menuju seleksi tingkat yang lebih tinggi.

    Seleksi lanjutan dilakukan secara ketat untuk menentukan atlet yang benar-benar siap tampil pada POPDA 2026. Hasilnya, jumlah atlet binaan disaring kembali menjadi 28 atlet terbaik, yang dinilai memenuhi standar teknik, fisik, serta kesiapan mental bertanding. Nama Azka Wafi Muhammad termasuk di dalam daftar atlet terpilih tersebut.

    Azka saat ini tercatat sebagai siswa UPTD SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan, duduk di kelas 8.5. Di usianya yang masih 13 tahun, ia dinilai memiliki potensi teknik dan disiplin latihan yang menonjol di kelas B Putra Remaja. Azka juga dikenal sebagai atlet yang konsisten mengikuti program latihan dan pembinaan yang ditetapkan pelatih IPSI Tangsel.

    Sebagai putra dari Hendrik Basti Wibowo, Azka menjadi salah satu contoh atlet pelajar yang berkembang melalui jalur pembinaan berjenjang, mulai dari kejuaraan tingkat kota hingga persiapan mewakili daerah. Keberhasilannya lolos seleksi POPDA tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga mencerminkan efektivitas sistem pembinaan atlet usia dini yang dijalankan IPSI Kota Tangerang Selatan.

    IPSI Tangsel menargetkan para atlet binaan POPDA 2026 tidak sekadar tampil, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi dan sportivitas sebagai pelajar. Melalui pola seleksi bertahap dan latihan terstruktur, IPSI berharap pencak silat Tangsel dapat terus melahirkan atlet muda yang berdaya saing di tingkat daerah, bahkan nasional.

    Dengan penetapan 28 atlet binaan tersebut, persiapan menuju POPDA 2026 kini memasuki fase pemantapan. Azka Wafi Muhammad dan atlet lainnya diharapkan mampu membawa nama Kota Tangerang Selatan melalui prestasi yang lahir dari proses panjang, disiplin latihan, dan pembinaan yang berkelanjutan.

    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS