Senin, 21 September 2026
Hot

Konsistensi Jadi Evaluasi Timnas Panjat Tebing

Asisten pelatih Fitriyani sebut konsistensi jadi pekerjaan rumah timnas panjat tebing usai raih perak di World Climbing Series Chongqing.

Article ad before first paragraph

Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS – Asisten pelatih timnas panjat tebing sebut konsistensi atlet jadi PR, Senin (21/9/2026).

Asisten pelatih timnas panjat tebing disiplin speed Indonesia Fitriyani menilai bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditingkatkan. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pasangan Kadek Adi Asih dan Rajiah Sallsabillah sukses mengamankan medali perak dari nomor speed estafet putri dalam ajang World Climbing Series di Chongqing, Tiongkok.

“Kenyataannya memang mempertahankan gelar lebih susah daripada mengejarnya,” ujar Fitriyani.

Article ad in the middle of article

Menurut penjelasan Fitriyani, peningkatan konsistensi diperlukan agar performa setiap atlet tetap terjaga secara stabil pada berbagai turnamen yang mereka ikuti ke depannya. Selain itu, kebijakan memasangkan atlet dalam nomor estafet putra, putri, maupun campuran dinilai tidak menjadi masalah karena seluruh atlet selalu siap tampil dengan pasangan mana pun sesuai kebutuhan tim.

Dalam pertandingan final nomor speed estafet putri tersebut, Kadek Adi Asih dan Raji’ah Sallsabillah harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah Jingyue Fan dan Shaoqin Zhang. Kadek mencatatkan waktu 6,7 detik dan Rajiah membukukan waktu 8,6 detik sehingga total catatan waktu mereka menjadi 15,3 detik.

Sementara itu, pasangan Fan mencatat 6,43 detik dan Zhang membukukan 6,54 detik dengan total waktu akhir 12,97 detik. Medali perunggu pada nomor ini akhirnya diraih oleh pasangan asal Italia Giulla Randi dan Beatrice Colli yang mengalahkan wakil Prancis Louise Fountaine dan Capucine Viglione.

Pada nomor speed estafet putra, skuad Indonesia yang menurunkan Antasyafi Robby Al Hilmi bersama Raharjati Nursamsa harus menghentikan langkah mereka di babak perempat final. Medali emas pada nomor putra diraih oleh pasangan atlet asal Ukraina, sementara medali perak dan perunggu masing-masing diamankan oleh wakil Amerika Serikat serta China.

Selain nomor estafet, wakil Indonesia juga turun bertanding pada nomor speed individu putra, speed individu putri, serta speed estafet campuran. Akan tetapi, para atlet Tanah Air belum berhasil membawa pulang medali dari nomor-nomor tersebut.

Sumber:
  • https://www.antaranews.com/berita/5750340/asisten-pelatih-sebut-atlet-timnas-harus-lebih-konsisten
Article ad after last paragraph