HARIANEXPRESS, San Antonio – New York Knicks berupaya mengunci gelar juara NBA pertama mereka sejak 1973 saat menghadapi San Antonio Spurs di Game 5 Final NBA. Sabtu, (13/06/2026).
Pertandingan ini akan berlangsung di Frost Bank Center, San Antonio, dengan Knicks memimpin seri 3-1 atas Spurs.
Knicks memiliki peluang pertama mereka untuk memenangkan kejuaraan NBA, sebuah penantian yang sudah berlangsung 53 tahun lamanya.
Kemenangan di Game 5 akan menandai akhir dari paceklik gelar panjang bagi tim asal New York tersebut.
Sebelumnya, Knicks berhasil membuat comeback terbesar dalam sejarah Final NBA di Game 4, mengalahkan Spurs 107-106 setelah tertinggal 29 poin.
OG Anunoby memasukkan bola tip-in krusial dengan sisa 1,2 detik, melengkapi reli yang luar biasa.
Jalen Brunson memimpin dengan 36 poin, sementara Anunoby menyumbang 33 poin dalam pertandingan yang berakhir dramatis tersebut.
“We’ve been preaching all year it’s about the next possession, the next possession, the next possession,” ujar Pelatih Knicks Mike Brown di San Antonio, Jumat, (12/06/2026). Ia juga menekankan pentingnya fokus pada saat ini, “Anda harus hadir. Anda tidak bisa memikirkan hasilnya. Ini tentang proses, permainan berikutnya, permainan berikutnya, permainan berikutnya.”
“We got on our heels — we missed some shots,” ujar Pelatih Spurs Mitch Johnson setelah Game 4 di New York, Rabu, (10/06/2026). Ia menambahkan, “Sangat mengecewakan, setidaknya.”
Knicks telah menunjukkan dominasi dalam peluang closeout musim ini, memenangkan tiga pertandingan sebelumnya dengan rata-rata 39,3 poin, semuanya terjadi di kandang lawan.
Final NBA kali ini menjadi yang pertama sejak 1973 di mana empat pertandingan pertama memiliki selisih empat poin atau kurang pada menit terakhir.
Di New York City, tiga pesta nonton bareng resmi diadakan di Radio City Music Hall, Wollman Rink di Central Park, dan Plaza33 di luar Madison Square Garden.
Jika Spurs berhasil memenangkan pertandingan ini, Game 6 akan dimainkan pada Selasa malam di Madison Square Garden.