Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, KUDUS – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Muhammad Fadil Imran menegaskan pentingnya menjaga konsistensi prestasi serta regenerasi atlet untuk menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028.
Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran menyampaikan arahan tersebut saat menghadiri Upacara Penyerahan Penghargaan Festival SenengMinton 2026 di GOR PB Djarum Kudus pada hari Minggu.
“Tentunya pencapaian dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi, bukan alasan untuk berpuas diri,” ujar Muhammad Fadil Imran.
Ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat merasa puas usai meraih medali di Asian Games. Seluruh pemain diminta mempersiapkan diri secara matang demi menjaga performa di ajang internasional, terutama Olimpiade Los Angeles 2028 di California, Amerika Serikat.
Fadil juga menilai keberhasilan bulu tangkis nasional tercipta berkat kerja sama seluruh elemen, termasuk klub dan pengurus daerah. Ia secara khusus memberikan apresiasi atas kontribusi PB Djarum dalam membina talenta muda.
“Saya ingin memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kontribusi PB Djarum dalam pembinaan bulu tangkis di Indonesia, sebagaimana kami juga menghargai peran seluruh klub yang selama ini menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet nasional,” ujar Muhammad Fadil Imran.
PBSI berkomitmen memperkuat komunikasi dan dialog bersama klub-klub di daerah guna memastikan pembinaan atlet berjalan berkesinambungan. Kunjungan ke PB Djarum merupakan bagian dari langkah membangun komunikasi langsung dengan para pengurus, pelatih, serta tim pendukung.
“PBSI adalah rumah besar kita bersama. Tidak ada klub yang ingin saya istimewakan. Semua punya peran dalam membangun prestasi Indonesia,” ujar Muhammad Fadil Imran.
Selain sektor senior, Fadil menyambut positif capaian atlet Indonesia yang merebut dua gelar juara dunia pada Kejuaraan Dunia Junior. Namun, ia menekankan pentingnya pengawalan proses transisi agar performa atlet junior tetap terjaga saat memasuki level senior.
“Ini juga memperlihatkan pentingnya pembinaan klub dan daerah. Tugas PBSI adalah memastikan talenta-talenta ini terus berkembang hingga mampu bersaing di level senior,” ujar Muhammad Fadil Imran.
Melalui penguatan regenerasi dan pembinaan berjenjang, PBSI optimistis Indonesia mampu mempertahankan daya saing di kancah bulu tangkis dunia.
Sumber:
- https://www.antaranews.com/berita/5795053/pbsi-regenerasi-dan-konsistensi-atlet-harus-dijaga-untuk-olimpiade-as











