Senin, 07 September 2026
Hot

Rifqi Fitriadi Jadi Unggulan Kedua Seri Kelima ITF M15 Bali

Muhammad Rifqi Fitriadi menjadi unggulan kedua pada turnamen tenis M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 di Bali, sementara tiga petenis Indonesia lainnya gagal di kualifikasi.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

HARIANEXPRESS – Petenis putra Indonesia, Muhammad Rifqi Fitriadi, menempati posisi unggulan kedua dalam seri kelima M-15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026. Turnamen ini diselenggarakan di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali.

Rifqi diharapkan menjadi andalan tuan rumah pada kompetisi yang memperebutkan hadiah total 20.000 dolar AS tersebut. Harapan ini muncul setelah tiga wakil Indonesia lainnya gagal melaju ke babak utama setelah tersingkir di putaran final kualifikasi pada Senin.

Tiga petenis yang gugur di kualifikasi tersebut adalah Ethan David Zapp, Ethan Jake Frans, dan Kareem Abdul Hakim. Ethan Jake Frans, yang baru berusia 14 tahun, harus mengakui keunggulan petenis Amerika Serikat, Stefan Menichella. Pertandingan berlangsung selama dua jam empat menit dengan skor akhir 7-6(3), 3-6.

Article ad in the middle of article

Ethan Jake Frans menyatakan kepuasannya atas penampilannya. “Saya cukup puas dengan penampilan di final kualifikasi saat menghadapi petenis mancanegara seperti Stefan Menichella yang memiliki teknik maupun pengalaman bertanding serta peringkat ATP yang lebih tinggi, namun saya mampu memberikan perlawanan dengan baik,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Sementara itu, Ethan David Zapp, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-17, kalah dari unggulan keempat asal India, Shanker Heisnam, dengan skor 2-6, 3-6. Pertandingan ini memakan waktu sekitar satu jam 30 menit. Sebelumnya, Ethan David Zapp meraih posisi runner-up di nomor ganda putra seri keempat M15 bersama Rafalentino Ali Da Costa pada Sabtu (5/9).

Kegagalan juga menimpa Kareem Abdul Hakim. Ia takluk dalam dua set langsung dari unggulan kelima asal Selandia Baru, Matthew Shearer, dengan skor 2-6, 5-7. Shearer, yang memiliki peringkat 1.923 ATP, berhasil mengendalikan permainan meski Kareem berusaha tampil agresif di set kedua. Kareem sendiri berusia 22 tahun.

Dengan hasil kualifikasi tersebut, Indonesia tidak berhasil menambah wakilnya melalui jalur kualifikasi untuk tampil di babak utama seri kelima M15.

Selain Rifqi Fitriadi yang berstatus unggulan kedua, Indonesia masih memiliki tiga wakil lain di babak utama yang mendapatkan fasilitas wildcard. Mereka adalah Anthony Susanto, Nathan Barki, dan Rafalentino Ali Da Costa.

Di sektor ganda putra, Indonesia akan diperkuat oleh beberapa pasangan. Termasuk di antaranya adalah Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp, Ethan Jake Frans/M. Ragil Putra, serta Anthony Susanto/Yang Cheng Chen dari Taiwan, dan Kareem Abdul Hakim/Andrez Nech dari Hungaria.

Seri kelima M15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 diikuti oleh total 32 petenis dari 14 negara berbeda, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Kegagalan para petenis di babak kualifikasi ini menegaskan pentingnya peran Muhammad Rifqi Fitriadi sebagai unggulan kedua, serta para pemain yang masuk melalui jalur wildcard, untuk membawa harapan Indonesia di turnamen ini. Mereka menjadi tumpuan utama tuan rumah untuk bersaing di M-15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 yang berlangsung di Bali.

Turnamen seri kelima ini merupakan bagian dari rangkaian M-15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 yang memang diselenggarakan di Bali Beach Country Club. Keseluruhan seri ini menyajikan kompetisi tenis profesional yang diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai negara.

Perjuangan petenis Indonesia di babak kualifikasi seri kelima ini menunjukkan tingginya persaingan di level internasional. Ethan Jake Frans, yang baru berusia 14 tahun, harus mengakui keunggulan Stefan Menichella dari Amerika Serikat dengan skor 7-6(3), 3-6. Meski kalah, Ethan Jake Frans menyatakan kepuasannya atas perlawanan yang diberikan. Ia mengakui bahwa Menichella memiliki teknik, pengalaman, dan peringkat ATP yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ethan David Zapp, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-17, tidak berhasil melaju ke babak utama setelah kalah dari unggulan keempat asal India, Shanker Heisnam, dengan skor 2-6, 3-6. Pertandingan ini memakan waktu sekitar satu jam 30 menit. Sebelumnya, Ethan David Zapp menunjukkan performa apik di nomor ganda putra seri keempat M15 bersama Rafalentino Ali Da Costa, di mana mereka berhasil meraih posisi runner-up pada Sabtu (5/9).

Kegagalan juga menimpa Kareem Abdul Hakim. Ia takluk dalam dua set langsung dari unggulan kelima asal Selandia Baru, Matthew Shearer, dengan skor 2-6, 5-7. Shearer, yang menempati peringkat 1.923 ATP, mampu mempertahankan tekanan terhadap Kareem. Meskipun demikian, petenis Indonesia berusia 22 tahun tersebut berusaha tampil agresif, terutama pada set kedua.

Dengan hasil kualifikasi ini, Indonesia tidak berhasil menambah wakilnya untuk tampil di babak utama seri kelima M15 melalui jalur kualifikasi. Hal ini menjadikan Muhammad Rifqi Fitriadi, sebagai unggulan kedua, bersama dengan Anthony Susanto, Nathan Barki, dan Rafalentino Ali Da Costa yang masuk melalui fasilitas wildcard, sebagai wakil utama tuan rumah di babak utama.

Di sektor ganda putra, Indonesia juga menurunkan beberapa pasangan yang diharapkan dapat berprestasi. Di antaranya adalah Rafalentino Ali Da Costa yang berpasangan dengan Ethan David Zapp, Ethan Jake Frans yang berduet dengan M. Ragil Putra. Selain itu, ada juga kolaborasi antara Anthony Susanto dengan Yang Cheng Chen dari Taiwan, serta Kareem Abdul Hakim yang berpasangan dengan Andrez Nech dari Hungaria.

Rangkaian turnamen M-15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 ini menjadi ajang penting bagi para petenis untuk mengumpulkan poin peringkat ATP dan meningkatkan jam terbang di kancah internasional. Kejuaraan yang memperebutkan total hadiah 20.000 dolar AS ini menarik minat 32 petenis dari 14 negara, termasuk tuan rumah Indonesia, yang bersaing di Bali Beach Country Club.

Keberadaan Muhammad Rifqi Fitriadi sebagai unggulan kedua memberikan harapan besar bagi Indonesia untuk meraih hasil maksimal di turnamen ini. Dukungan sebagai tuan rumah dan status unggulan diharapkan dapat memotivasi Rifqi untuk tampil maksimal dan melaju jauh dalam kompetisi.

Absennya wakil Indonesia lainnya di babak utama melalui jalur kualifikasi menekankan pentingnya performa Rifqi dan para pemain wildcard. Mereka diharapkan mampu mengimbangi kekuatan lawan-lawan dari berbagai negara yang memiliki jam terbang dan pengalaman internasional yang tidak kalah.

Turnamen ini merupakan bagian dari kalender tenis internasional yang diselenggarakan oleh International Tennis Federation (ITF). Seri M15 merupakan salah satu tingkatan kompetisi yang menawarkan kesempatan bagi petenis muda dan profesional untuk berkembang dan meraih poin peringkat.

Kekalahan Ethan David Zapp di nomor ganda putra seri keempat M15 bersama Rafalentino Ali Da Costa, meskipun meraih runner-up, menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan yang patut diperhitungkan. Partisipasi mereka kembali di seri kelima, baik di ganda maupun tunggal, diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih memuaskan.

Perjuangan petenis Indonesia di turnamen ini, meskipun menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman, menjadi bagian dari proses pengembangan tenis nasional. Pengalaman bertanding di level internasional sangat berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mental para atlet.

Seri kelima M15 Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 di Bali Beach Country Club ini menjadi saksi persaingan ketat para atlet tenis dari 14 negara. Kejuaraan ini tidak hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana bagi para pemain untuk menambah jam terbang dan meraih poin penting demi kemajuan karier mereka di dunia tenis profesional.

Article ad after last paragraph