Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS – Juara dunia kelas welter WBC Ryan Garcia dan penantang Conor Benn telah lolos ujian berat badan bertahap menjelang duel mereka pada 12 September 2026 di Amerika Serikat, Selasa (8/9/2026).
Kelolosan ini diumumkan oleh World Boxing Council (WBC) yang memantau proses penimbangan berat badan secara bertahap. Uji timbang badan bertahap ini wajib diikuti 30 hari, 14 hari, dan 7 hari sebelum pertarungan.
Pertarungan perebutan gelar dunia kelas welter tersebut akan berlangsung pada 12 September 2026 di T-Mobile Arena, Las Vegas. Kedua petinju harus memenuhi batas kelas welter 147 pon atau 66,7 kg.
“Kedua petarung telah memenuhi persyaratan proses pemantauan berat badan 30 hari, 14 hari, dan 7 hari,” ujar World Boxing Council (WBC) dalam laman resminya.
Ryan Garcia, petinju Amerika Serikat berusia 28 tahun, akan melakukan pertahanan pertamanya. Ia meraih gelar kelas welter WBC pada Februari 2026 setelah mengalahkan Mario Barrios.
Rekor Garcia saat ini adalah 25 kemenangan, termasuk 20 kemenangan melalui knockout (KO), dan dua kekalahan. Sementara itu, Conor Benn, penantang asal Inggris berusia 29 tahun, akan mencoba merebut gelar.
Benn harus menurunkan berat badan secara signifikan karena kembali dari kelas menengah (72,6 kg). Terakhir kali Benn berkompetisi di kelas welter adalah pada April 2022.
Dalam pertarungan terbarunya pada April 2026, Benn meraih kemenangan atas Regis Prograis. Kemenangan tersebut memperbaiki rekornya menjadi 25 kemenangan, termasuk 14 KO, dan satu kekalahan.
Sebelumnya, Benn juga menghadapi Chris Eubank Jr. dua kali pada 2025 di kelas 160 pon, dengan masing-masing meraih satu kemenangan. WBC menyatakan antisipasi publik terhadap pertarungan ini terus meningkat karena kedua petinju memiliki gaya bertarung yang kontras.
Garcia diprediksi akan mengandalkan kecepatan serta pukulan hook kiri yang kuat. Sementara itu, Benn akan menggunakan tekanan tanpa henti dan intensitas tinggi dalam upayanya merebut sabuk hijau dan emas WBC.


