Minggu, 06 September 2026
Hot

Potensi Ekonomi Olahraga Indonesia Besar, Didorong Tren Lari dan UMKM

Indonesia memiliki 125 juta penduduk usia muda sebagai pasar ekonomi olahraga potensial. Kemenpora mendorong tren lari untuk menggerakkan ekonomi lokal dan UMKM.

Article ad before first paragraph

Sastria Danol Penulis | Ipnu Subroto Editor

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyatakan Indonesia memiliki potensi pasar besar di sektor ekonomi olahraga, didukung oleh 125 juta penduduk berusia 13 hingga 30 tahun. Meskipun tingkat partisipasi olahraga nasional saat ini baru mencapai 17,5%, Erick melihat peluang besar untuk pengembangannya.

Erick menilai tren olahraga lari yang kian diminati masyarakat bisa menjadi investasi jangka panjang. Hal ini tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga pembentukan karakter bangsa dan penguatan ekonomi.

Tren Lari dan Peran UMKM dalam Mendorong Ekonomi Lokal

Menurut Erick Thohir, ajang marathon dan half marathon dapat mendorong kesadaran berolahraga sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal. Manfaat ini mulai dari UMKM hingga sektor akomodasi.

Article ad in the middle of article

Sebagai contoh, ajang lari Amartha 10X Run 2026 yang diselenggarakan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu, 06 September 2026, berhasil menarik ribuan pelari dari kategori 10K dan Half Marathon. Rute yang dilalui para peserta termasuk ikon Jakarta seperti Bundaran Hotel Indonesia (HI), sebelum berlanjut ke area race village.

Keterlibatan UMKM menjadi bagian integral dalam ajang Amartha 10X Run 2026. Para pelaku usaha mitra Amartha membawa produk mereka melalui Pasar Amartha dan berinteraksi langsung dengan peserta.

Kisah Inspiratif Pelaku UMKM di Pasar Amartha

Salah satu pelaku UMKM yang ikut serta adalah Ibu Iyus, produsen teh herbal aromatik dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia telah mengolah tanaman obat di sekitar rumahnya menjadi teh herbal sejak tahun 2024.

“Biasanya saya menjual produk ini di sekitar rumah saja. Senang sekali hari ini bisa datang ke Jakarta dan bertemu banyak orang. Semoga usaha saya bisa semakin dikenal sehingga bisa terus berkembang,” kata Ibu Iyus.

Selain menjadi ruang pemasaran, area tersebut juga memberi kesempatan bagi peserta untuk memberikan pendanaan modal kerja melalui Amartha Prosper.

Founder dan CEO Amartha Financial, Andi Taufan, menegaskan bahwa penyelenggaraan Amartha 10X Run membawa misi pemberdayaan UMKM. Menurutnya, Amartha ingin mengajak lebih banyak orang merasakan semangat #WeGoBeyond, yang berarti melampaui batas bukan hanya dalam berlari lebih cepat atau jauh.

Andi menambahkan bahwa semangat ini sangat dekat dengan perjalanan Amartha selama 16 tahun. Selama itu, Amartha telah melayani lebih dari 4 juta UMKM di lebih dari 50.000 perdesaan di Indonesia, di mana para perempuan pelaku UMKM terus berusaha mengembangkan usaha mereka.

Article ad after last paragraph